5 ALUTSISTA BUATAN ASLI INDONESIA
1. Panser ANOA dan
Tank Medium KAPLAN MT
Tak dipungkiri kalau PT. PINDAD
adalah sebuah perusahaan yang terlah berkarya besar untuk kemajuan teknologi
alutsista Indonesia. Salah satunya dalam pembuatan kendaraan tempur yang
mendunia antara lain
·
Panser ANOA yang telah digunakan banyak
negara yaitu Malaysia: 13 unit kabar
terbaru menyebut pembelian hingga 23 unit lalu 32 unit yang
akan digunakan Di Lebanon. Brunei:
13 unit Oman: 200 unit. Dan Nepal
dilaporkan menunjukan ketertarikan untuk membeli 28 varian 6x6 juga untuk misi
perdamaian PBB. Varian dari Panser jenis ini antara lain ANOA 4x4, ANOA 6x6, ANOA 8x8, Varian Roda Rantai, ANOA Intai, ANOA IFV, ANOA kanon, Varian pendukung, Varian Ekspor.
·
Tank Medium KAPLAN MT yang merupakan kendaraan
tempur terbaru buatan Pindad dan FNSS Turki. Tank
medium Kaplan MT ini dipersenjatai dengan meriam 105 mm yang distabilkan,
diberi umpan oleh pemuat otomatis. Senapan mesin 7,62 mm dipasang pada
persenjataan utama. Kaplan MT ini akan bertugas untuk memberikan dukungan
langsung kepada pasukan TNI yang turun dimedan perang.
Menara tank itu sendiri adalah menara CMI Defense 3015 buatan Belgia, yang menyatukan meriam bertekanan tinggi Cockerill 105 mm dengan autoloader canggih untuk memberikan tingkat kematian tinggi meskipun dengan bobot yang sangat ringan (cuma 35 ton). Tank tersebut juga dilengkapi dengan peluncur granat asap yang dioperasikan menggunakan listrik dan digabungkan dengan sistem peringatan laser yang terpasang pada menara.
Tank Kaplan MT ini dilengkapi dengan sistem kontrol tembakan (FCS) terkomputerisasi dan komandan beserta penembak masing-masing dilengkapi dengan sistem pengamatan thermal yang stabil dengan pengintai laser jarak jauh.
Menara tank itu sendiri adalah menara CMI Defense 3015 buatan Belgia, yang menyatukan meriam bertekanan tinggi Cockerill 105 mm dengan autoloader canggih untuk memberikan tingkat kematian tinggi meskipun dengan bobot yang sangat ringan (cuma 35 ton). Tank tersebut juga dilengkapi dengan peluncur granat asap yang dioperasikan menggunakan listrik dan digabungkan dengan sistem peringatan laser yang terpasang pada menara.
Tank Kaplan MT ini dilengkapi dengan sistem kontrol tembakan (FCS) terkomputerisasi dan komandan beserta penembak masing-masing dilengkapi dengan sistem pengamatan thermal yang stabil dengan pengintai laser jarak jauh.
Selain Kendaraan tempur diatas PT. PINDAD
juga membuat beberapa ranpur yang terkenal yaitu Ranpur Komodo, Ranpur Sanca,
dan Panser Badak
2. Tank Boat
ANTASENA
Tank boat Antasena, menurut Lizza adalah kapal yang
diatasnya di persenjatai dan bisa digunakan di rawa-rawa dan pantai sehingga
bisa menjangkau perairan dangkal. "Selama ini susah kalau mengejar
perompak karena mereka dari rawa-rawa dan pantai. Jadi ini untuk infanteri.
Kalau lebih besar punya angkatan laut," kata Lizza. Ia juga mengklaim
jika, tank boat ini adalah yang pertama kali di dunia karena Antasena bukan
hanya bisa digunakan di pengairan dangkal tapi juga bisa berfungsi untuk
mengirim pasukan serta logistik. "Kalau yang lain kan kapal kecil. Tank
boat ini juga bisa membantu jika ada banjir karena modelnya catamaran dan
bawahnya sekitar 1 meter jadi bisa kemana-mana. Kita menggunakan water jet
bukan baling-baling sehingga tidak akan terganggu tanaman air. Tank boat ini
sesuai dengan kondisi geografis Indonesia," pungkasnya.
3. Senapan Serbu SS2 dan Senapan Penembak Runduk SPR 3
- · SS2 Assault Riffle
SS2, singkatan dari Senapan Serbu 2, adalah senapan serbu buatan PT Pindad yang, merupakan generasi kedua dari senapan serbu
Pindad sebelumnya, SS1. SS2 diklaim memiliki desain yang lebih ergonomis, tahan
terhadap kelembaban tinggi, lebih
ringan, serta akurasi yang lebih baik. Senapan ini menggunakan peluru kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO dan memiliki berat kosong 3,8 kg, sebagai catatan SS1
varian awal memiliki berat kosong 4,01 kg. Pada tahun 2006, TNI-AD membeli 10.000 pucuk senapan SS2. Awalnya
tersedia dalam tiga versi dasar (standard rifle SS2-V1, carbine SS2-V2 dan
para-sniper SS2-V4) sekarang ini juga tersedia dalam subcompact versi SS2-V5,
yang dikenalkan pada 2008.
- · SPR 3 (SNIPER)
Senapan runduk SPR adalah singkatan dari Senapan Penembak Runduk produksi PT. Pindad, Indonesia. Senapan ini memungkinkan penembak untuk mengatur ketinggian
posisi dan stabilitas senapan dengan cara mengatur bipod pada bagian bawah depan laras, melihat sasaran dengan alat bidik tipe teleskop menjadikannya
senapan runduk dengan akurasi yang tinggi. Senapan runduk ini tersedia dalam
tiga varian yaitu SPR-1 dan SPR-3 diisi dengan peluru kaliber 7,62 x 51 mm, sedangkan SPR-2 diisi dengan peluru kaliber .50 BMG atau 12,7x99mm
4. Kapal Siluman
KRI KLEWANG 625
KRI Klewang 625 merupakan kapal perang TNI AL buatan Indonesia, tipe Kapal Cepat Rudal (KCR) Trimaan
(tiga lunas/trimaran) ini dipersenjatai misil antikapal C-705 berdaya jelajah 120 km, juga dipersenjatai dengan
meriam otomatis Type 730. Selain itu juga telah dilengkapi sistem Sewaco modern, dan diproyeksikan akan menjadi kekuatan pemukul TNI AL yang handal dan menakutkan di lautan, karena mampu
menginduksi panas dan sulit dideteksi oleh radar lawan.
5. Pesawat Patroli CN 235 MPA
Merupakan sebuah kapal angkuT militer
bermesin turboprop yang merupakan buatan PT. Dirgantara Indonesia dan CASA
Spanyol. CN 235 MPA merupakan Versi Patroli
Maritim dari sekian tipe yang dibuat untuk berbagai kepentingan, dilengkapi
dengan sistem navigasi, komunikasi dan misi ( mulai mendekati fase operasional
dan hadir dalam singapore airshow 2008 ). Pada Desember 2009 diumumkan bahwa TNI AL membeli 3
unit CN-235 MPA sebagai bagian dari rencana memiliki 6 buah pesawat MPA sampai
tahun 2014. CN-235 MPA menggunakan sistem Thales AMASCOS, radar pencari
Thales/EADS Ocean Master Mk II , Penjejak panas (thermal imaging) dari Thales,
Elettronica ALR 733 radar warning receiver dan CAE's AN/ASQ-508 magnetic
anomaly detection system. Pesawat ini juga akan mengakomodasi Rudal Exocet MBDA AM-39
atau torpedo ringan Raytheon Mk 46






Tidak ada komentar:
Posting Komentar