Selasa, 23 Oktober 2018

5 PRODUK ALUTSISTA LOKAL INI MAKIN PERKUAT INDONESIA


5 ALUTSISTA BUATAN ASLI INDONESIA
1. Panser ANOA dan Tank Medium KAPLAN MT
            Tak dipungkiri kalau PT. PINDAD adalah sebuah perusahaan yang terlah berkarya besar untuk kemajuan teknologi alutsista Indonesia. Salah satunya dalam pembuatan kendaraan tempur yang mendunia antara lain
·         Panser ANOA yang telah digunakan banyak negara yaitu  Malaysia: 13 unit kabar terbaru menyebut pembelian hingga 23 unit  lalu 32 unit  yang akan digunakan Di Lebanon. Brunei: 13 unit Oman: 200 unit. Dan Nepal dilaporkan menunjukan ketertarikan untuk membeli 28 varian 6x6 juga untuk misi perdamaian PBB. Varian dari Panser jenis ini antara lain ANOA 4x4, ANOA 6x6, ANOA 8x8, Varian Roda Rantai, ANOA Intai, ANOA IFV, ANOA kanon, Varian pendukung, Varian Ekspor.


·         Tank Medium KAPLAN MT yang merupakan kendaraan tempur terbaru buatan Pindad dan FNSS Turki. Tank medium Kaplan MT ini dipersenjatai dengan meriam 105 mm yang distabilkan, diberi umpan oleh pemuat otomatis. Senapan mesin 7,62 mm dipasang pada persenjataan utama. Kaplan MT ini akan bertugas untuk memberikan dukungan langsung kepada pasukan TNI yang turun dimedan perang.

Menara tank itu sendiri adalah menara CMI Defense 3015 buatan Belgia, yang menyatukan meriam bertekanan tinggi Cockerill 105 mm dengan autoloader canggih untuk memberikan tingkat kematian tinggi meskipun dengan bobot yang sangat ringan (cuma 35 ton). Tank tersebut juga dilengkapi dengan peluncur granat asap yang dioperasikan menggunakan listrik dan digabungkan dengan sistem peringatan laser yang terpasang pada menara.

Tank Kaplan MT ini dilengkapi dengan sistem kontrol tembakan (FCS) terkomputerisasi dan komandan beserta penembak masing-masing dilengkapi dengan sistem pengamatan thermal yang stabil dengan pengintai laser jarak jauh.


Selain Kendaraan tempur diatas PT. PINDAD juga membuat beberapa ranpur yang terkenal yaitu Ranpur Komodo, Ranpur Sanca, dan Panser Badak
2. Tank Boat ANTASENA
Tank boat Antasena, menurut Lizza adalah kapal yang diatasnya di persenjatai dan bisa digunakan di rawa-rawa dan pantai sehingga bisa menjangkau perairan dangkal. "Selama ini susah kalau mengejar perompak karena mereka dari rawa-rawa dan pantai. Jadi ini untuk infanteri. Kalau lebih besar punya angkatan laut," kata Lizza. Ia juga mengklaim jika, tank boat ini adalah yang pertama kali di dunia karena Antasena bukan hanya bisa digunakan di pengairan dangkal tapi juga bisa berfungsi untuk mengirim pasukan serta logistik. "Kalau yang lain kan kapal kecil. Tank boat ini juga bisa membantu jika ada banjir karena modelnya catamaran dan bawahnya sekitar 1 meter jadi bisa kemana-mana. Kita menggunakan water jet bukan baling-baling sehingga tidak akan terganggu tanaman air. Tank boat ini sesuai dengan kondisi geografis Indonesia," pungkasnya. 


3. Senapan Serbu SS2 dan Senapan Penembak Runduk SPR 3
  • ·         SS2 Assault Riffle

SS2, singkatan dari Senapan Serbu 2, adalah senapan serbu buatan PT Pindad yang, merupakan generasi kedua dari senapan serbu Pindad sebelumnya, SS1. SS2 diklaim memiliki desain yang lebih ergonomis, tahan terhadap kelembaban tinggi, lebih ringan, serta akurasi yang lebih baik. Senapan ini menggunakan peluru kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO dan memiliki berat kosong 3,8 kg, sebagai catatan SS1 varian awal memiliki berat kosong 4,01 kg. Pada tahun 2006TNI-AD membeli 10.000 pucuk senapan SS2. Awalnya tersedia dalam tiga versi dasar (standard rifle SS2-V1, carbine SS2-V2 dan para-sniper SS2-V4) sekarang ini juga tersedia dalam subcompact versi SS2-V5, yang dikenalkan pada 2008.

  • ·         SPR 3 (SNIPER)

Senapan runduk SPR adalah singkatan dari Senapan Penembak Runduk produksi PT. PindadIndonesia. Senapan ini memungkinkan penembak untuk mengatur ketinggian posisi dan stabilitas senapan dengan cara mengatur bipod pada bagian bawah depan laras, melihat sasaran dengan alat bidik tipe teleskop menjadikannya senapan runduk dengan akurasi yang tinggi. Senapan runduk ini tersedia dalam tiga varian yaitu SPR-1 dan SPR-3 diisi dengan peluru kaliber 7,62 x 51 mm, sedangkan SPR-2 diisi dengan peluru kaliber .50 BMG atau 12,7x99mm
4. Kapal Siluman KRI KLEWANG 625
KRI Klewang 625 merupakan kapal perang TNI AL buatan Indonesia, tipe Kapal Cepat Rudal (KCR) Trimaan (tiga lunas/trimaran) ini dipersenjatai misil antikapal C-705 berdaya jelajah 120 km, juga dipersenjatai dengan meriam otomatis Type 730. Selain itu juga telah dilengkapi sistem Sewaco modern, dan diproyeksikan akan menjadi kekuatan pemukul TNI AL yang handal dan menakutkan di lautan, karena mampu menginduksi panas dan sulit dideteksi oleh radar lawan.

            5. Pesawat Patroli CN 235 MPA
            Merupakan sebuah kapal angkuT militer bermesin turboprop yang merupakan buatan PT. Dirgantara Indonesia dan CASA Spanyol. CN 235 MPA merupakan Versi Patroli Maritim dari sekian tipe yang dibuat untuk berbagai kepentingan, dilengkapi dengan sistem navigasi, komunikasi dan misi ( mulai mendekati fase operasional dan hadir dalam singapore airshow 2008 ). Pada Desember 2009 diumumkan bahwa TNI AL membeli 3 unit CN-235 MPA sebagai bagian dari rencana memiliki 6 buah pesawat MPA sampai tahun 2014. CN-235 MPA menggunakan sistem Thales AMASCOS, radar pencari Thales/EADS Ocean Master Mk II , Penjejak panas (thermal imaging) dari Thales, Elettronica ALR 733 radar warning receiver dan CAE's AN/ASQ-508 magnetic anomaly detection system. Pesawat ini juga akan mengakomodasi Rudal Exocet MBDA AM-39 atau torpedo ringan Raytheon Mk 46


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jendela360. Platform Terbaik Untuk Sewa dan Menyewakan Apartemen

              Mau nyari hunian yang nyaman di Jakarta? Emang susah nyarinya, tapi banyak pilihan yang mesti anda pertimbangan antara nya...